Pondok Pesantren Assholach kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Pada Selasa, 7 Juli 2026, pesantren menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Manaqib yang diselenggarakan oleh Yayasan Sosial Mabarrot Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sekitar 205 jamaah, yang terdiri dari pengurus yayasan, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasuruan. Kehadiran para ulama dari MUI Kabupaten Pasuruan ini menambah keberkahan dan keagungan majelis manaqib tersebut.
Dalam sambutannya selaku pengasuh pondok pesantren, Gus Luthfil Hakim, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Pondok Pesantren Assholach sebagai lokasi penyelenggaraan.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat menjadi tuan rumah bagi majelis yang penuh keberkahan ini. Semoga melalui kegiatan manaqib dan silaturahmi ini, ikatan ukhuwah islamiyah di antara kita, khususnya bersama jajaran MUI Kabupaten Pasuruan dan Yayasan Mabarrot, semakin erat dan membawa manfaat besar bagi umat,” ujar Gus Luthfil dalam sambutannya.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Assholach, Dr. Ahmad Adip Muhdi, M.H.I., turut menyambut baik sinergi yang terjalin. Beliau mengapresiasi kehadiran para ulama dan tokoh masyarakat yang senantiasa menjaga tradisi manaqib sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat persatuan umat.
Acara berjalan dengan tertib dan lancar, diawali dengan pembacaan manaqib secara bersama-sama, dilanjutkan dengan tausiyah dari para ulama yang hadir, serta ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan masyarakat di Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut secara rutin sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan upaya untuk terus menghidupkan majelis-majelis ilmu serta zikir di lingkungan Pondok Pesantren Assholach.





