Kabar Berita

Literasi dan Spiritual: Ponpes Assholach Gelar Seminar Menulis dan Launching Buku “Dzikir Penyejuk Hati Sehari-Hari”
Kamis, 25 Juni 2026

Ada yang beda nih di Asrama Putri Pondok Pesantren Assholach pagi tadi, Kamis (25/06/2026). Area asrama yang biasanya tenang, mendadak berubah menjadi pusat semangat literasi yang membara. Para santri putri berkumpul dengan wajah penuh antusias mengikuti acara “Seminar Menulis bagi Generasi Z sekaligus Launching Buku Dzikir Penyejuk Hati Sehari-Hari.”

Acara dibuka dengan suara merdu dari tim hadrah putri yang melantunkan sholawat. Suasananya bikin adem banget, seolah menenangkan hati sebelum kita semua diajak menyelami dunia tulis-menulis.

Acara dibuka dengan suara merdu dari tim hadrah putri yang melantunkan sholawat. Suasananya bikin adem banget, seolah menenangkan hati sebelum kita semua diajak menyelami dunia tulis-menulis.

Inti dari acara ini memang seru banget. Pengasuh kita jadi narasumber hebat, Ning Nur Mufidah, S.Pd., M.Pd., yang berbagi pengalaman tentang bagaimana Generasi Z bisa memanfaatkan literasi sebagai sarana dakwah dan ekspresi diri.

Gak cuma itu, sesi materi menulis makin komplit dengan kehadiran Dr. Irsyadur Rofiq dan Mohammad Hasan, S.Pd.I., M.Ed dari Insan Mulia Publishing. Beliau berdua sabar banget ngajarin kita trik-trik menulis yang asik dan nggak bikin pusing. Ternyata, nulis itu nggak sesulit yang kita bayangkan kalau kita tahu caranya, apalagi kalau niatnya ibadah, pasti berkah.

Puncak acara yang paling ditunggu-tunggu adalah launching buku “Dzikir Penyejuk Hati Sehari-Hari.” Buku ini spesial banget karena dirancang agar mudah diamalkan oleh kita semua dalam rutinitas santri sehari-hari. Momen penyerahan buku dari narasumber kepada perwakilan santri putri jadi pemandangan yang sangat berkesan dan mengharukan.

Harapannya, seminar ini bukan cuma jadi acara seremonial aja, tapi jadi titik balik buat kita santriwati Assholach untuk mulai berani menuangkan ide ke dalam tulisan. Semoga buku “Dzikir Penyejuk Hati Sehari-Hari” ini bisa jadi teman setia kita untuk menjaga hati agar tetap tenang di tengah padatnya kegiatan pesantren.

Semangat terus buat teman-teman santri, mari kita buktikan bahwa santri putri juga bisa menjadi penulis andal yang karyanya bermanfaat buat umat!

Bagikan artikel ini ke :