Pasuruan, 16 November 2025 – Keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Assholach Kejeron, Pasuruan, melalui Jam’iyyah Istighfar, kembali menggelar kegiatan tahunan yang sangat dinantikan, yaitu Ziaroh Akbar Ke-7. Kegiatan yang bertepatan pada hari Ahad, 16 November 2025 ini mencatat rekor dengan jumlah peserta terbesar, melibatkan sekitar 1.800 jamaah yang diberangkatkan menggunakan 30 armada bus.
Ribuan jamaah yang terdiri dari santri, wali santri, dan masyarakat umum, berkumpul sejak pukul 05.30 WIB di Kompleks Makam KH. Muzayyin, Ponpes Assholach, untuk mengikuti apel pemberangkatan. Setiap bus mengangkut sekitar 60 orang, dengan total estimasi 1800 jamaah laki-laki dan perempuan yang diwajibkan mengenakan pakaian putih, menciptakan pemandangan yang khidmat dan bersatu.
Acara sakral ini dipimpin langsung oleh Al-Mukarrom Gus Luthfil Hakim, M.Pd., selaku Pengasuh Pondok Pesantren Assholach Kejeron. Dalam sambutannya, Gus Luthfil Hakim menekankan pentingnya menjaga adab selama berziarah dan mengambil teladan serta keberkahan dari para Auliya’. Beliau juga menyampaikan terima kasih atas antusiasme jamaah yang begitu besar, menunjukkan kuatnya ikatan batin antara santri, alumni, dan para pendahulu.
Perjalanan Ziaroh Akbar Ke-7 ini direncanakan berjalan sangat padat namun terstruktur rapi. Rombongan memulai rangkaian ibadah sejak dini hari pukul 04.30 WIB dengan proses transit bus di lapangan. Puncak kekhidmatan dimulai pada pukul 05.30 WIB dengan pembacaan Istighfar, Dzikir, dan Tahlil yang dipimpin langsung oleh panitia di Makam Romo KH. Ach. Muzayyin di kompleks Pondok Pesantren Assholach, sebagai tawassul dan permohonan kelancaran acara.
Tepat pukul 06.30 WIB, 30 bus rombongan memulai perjalanan menuju destinasi pertama di Madura, yaitu Makam Syaikhona Kholil Bangkalan, yang diperkirakan tiba pukul 10.00 WIB untuk berziarah dan istirahat makan siang.
Rombongan Ziaroh Akbar Ke-7 ini akan mengunjungi enam destinasi utama, yaitu:
- Makam KH. Muzayyin
- Makam KH. Kholil Bangkalan
- Makam Sunan Ampel
- Makam Syekh Maulana Ishaq
- Makam Sunan Drajat
- Makam Syekh Asmoronqondi

Setelah Madura, perjalanan dilanjutkan menuju Jawa Timur bagian utara. Rombongan dijadwalkan tiba di Makam Sunan Ampel Surabaya pada pukul 12.00 WIB. Jamaah dihimbau untuk selalu berhati-hati dan menjaga barang bawaan selama berada di lokasi. Perjalanan panjang berlanjut menuju Lamongan untuk berziarah di Makam Sunan Maulana Ishaq (16.00 WIB) dan kemudian ke Makam Sunan Drajat (18.30 WIB) di mana jamaah akan melaksanakan salat Maghrib dan Isya’ secara berjamaah.
Puncak ziarah diakhiri di Tuban dengan mengunjungi Makam Mbah Maulana Ibrahim Asmoroqondi pada pukul 20.30 WIB. Seluruh rangkaian ziarah diisi dengan Dzikir, Istighfar, dan Tahlil sebagai penguatan spiritual.
Seluruh panitia dan jamaah berharap perjalanan ini berjalan lancar dan aman. Rombongan dijadwalkan kembali tiba di Pondok Pesantren Assholach sekitar pukul 22.00 WIB dengan membawa barokah dan manfa’at dari para Aulia Alloh dan para Masyayikh, terutama KH. Ach. Muzayyin.






