Kajian

Siapakah Manusia Itu ?
Senin, 1 Agustus 2022

  Menurut anda apakah definisi dari Manusia dan pantaskah jika kita disebut dengan Manusia

Sebuah pertanyaan yang remeh dan receh. Tapi terkadang membuat kita bingung untuk menjawabnya apa?.

   Sebagian orang mungkin akan menjawab pengertian manusia adalah Makhluk hidup yang Allah ciptakan di Bumi dengan dibekali akal dan pikiran agar mereka dapat beribadah dan menyembah pada Allah dengan sempurna.

  Tapi, Apakah anda tahu makna dari manusia yang sesungguhnya itu bagaimana?. Dijelaskan dalam kitab Ihya’ Ulumuddin . Suatu ketika Abdulloh bin Mubarok pernah ditanya oleh Imam Ghozali.’’ Siapakah Manusia itu?’’. Beliau menjawab. ‘’Ulama’’ (orang yang mempunyai ilmu). Lalu beliau bertanya lagi.’’ Siapakah Penguasa itu?’’. Beliau menjawab.’’Orang-orang yang Zuhud’’. Dan Imam Ghozali bertanya lagi untuk ketiga kalinya.’’Siapakah orang Bodoh itu?’’. Beliau pun menjawab.’’Yaitu orang-orang yang memakan atau mencari perkara Dunia dengan lantaran perkara Agama’’.

  Dari dialog tersebut bisa kita garis bawahi bahwa Abdulloh bin Mubarok tidak menempatkan orang-orang yang tidak mempunyai ilmu sebagai kategori Manusia. Karena ciri khas manusia yang dapat membedakan mereka dengan seluruh binatang ialah hanya ilmu, Manusia dapat disebut sebagai manusia karena mereka mempunyai keistimewaan yang terdapat pada diri mereka.

Dan keistimewaan tersebut tidak ditinjau dari seberapa kuatnya mereka, Karena sesugguhnya onta jauh lebih kuat daripada manusia. Dan tidak juga dari seberapa besar mereka, Karena sesungguhnya gajah jauh lebih besar daripada manusia. Dan tidak pula dari seberapa beraninya mereka, Karena sesungguhnya binatang buas jauh lebih berani daripada manusia. Dan juga tidak dilihat dari seberapa banyak makan mereka, Karena sesungguhnya sapi jauh lebih besar perutnya daripada manusia. Dan keistimewaan tersebut juga tidak di ukur dari seberapa kuatnya mereka dalam berhubungan badan, Karena seremeh-remehnya burung kecil(pipit) jauh lebih kuat dalam hal persetubuhan.

Sudah jelaskah betapa pentingnya sebuah ilmu bagi seluruh manusia, Baik dalam kehidupan di dunia maupun kehidupan kelak di akhirat. Dan tidak ada yang pantas di banggakan dari diri seseorang bila dia tidak mempunyai ilmu. Karena itu, Allah meluhurkan derajat orang orang yang mempunyai ilmu

  Sebagaimana dalam Firmannya yang berbunyi:

 يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

       Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu.(Q.S Al mujadalah:11)


Bagikan artikel ini ke :