Kabar Berita

Perkuat Silaturahmi dan Upgrade Kompetensi: Assholach Gelar Halal Bihalal serta Pembinaan Guru
Senin, 6 April 2026

Semangat Idulfitri masih terasa kental di lingkungan Yayasan “Assholach” Kejeron, Gondangwetan. Pada Senin (06/04/2026), seluruh dewan guru dan staf kependidikan dari unit RA, MI, MTs, hingga MA Assholach berkumpul untuk melaksanakan rangkaian kegiatan Halal Bihalal dan Pembinaan Pendidik.

Kegiatan diawali tepat pukul 07.00 WIB dengan pelaksanaan Apel Pagi bersama seluruh siswa di halaman pondok pesantren. Suasana penuh khidmat sekaligus haru menyelimuti momen Halal Bihalal, di mana para siswa berkesempatan berjabat tangan dan saling memaafkan dengan para guru, menciptakan harmoni kekeluargaan yang erat.

Setelah rangkaian acara bersama siswa selesai, agenda berlanjut ke Aula PP Assholach untuk sesi pembinaan khusus dewan guru. Ketua Yayasan Assholach, Dr. Ahmad Adip Muhdi, dalam sambutannya menekankan pentingnya bagi seorang pendidik untuk terus bergerak maju.

“Seorang guru tidak boleh berhenti belajar. Kita harus terus melakukan upgrade ilmu, memperbarui metode mengajar, serta mencari trik-trik edukasi yang relevan dengan zaman. Yang tidak kalah penting, guru harus mampu melihat dan mengasah potensi unik yang dimiliki setiap siswa,” tegas beliau di hadapan para peserta.

Puncak acara diisi dengan pembinaan rohani oleh Pengasuh Pondok Pesantren Assholach, Gus Luthfil Hakim, M.Pd. Dalam tausiyahnya, beliau menggarisbawahi esensi silaturahmi dan pentingnya saling menghalalkan kesalahan antar sesama rekan sejawat agar langkah dalam mengabdi menjadi lebih ringan dan berkah.

Beliau juga mengutip sebuah hadis tentang keutamaan berjabat tangan saat bertemu sebagai sarana penggugur dosa:

مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلَّا غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا

“Tidaklah dua orang muslim bertemu lalu bersalaman (berjabat tangan) kecuali Allah akan mengampuni dosa keduanya sebelum mereka berpisah.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Gus Luthfil berpesan agar momentum ini dijadikan titik balik bagi para guru untuk memulai lembaran baru dengan hati yang bersih, sehingga proses transfer ilmu kepada santri dan siswa dapat berjalan dengan pancaran energi yang positif.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan seluruh tenaga pendidik di lingkungan Assholach semakin solid, inovatif, dan bersemangat dalam mencetak generasi Robbani yang unggul.