Jamiyah Istighfar

Keuamaan Dekat Dengan Para Ulama’
Senin, 8 Agustus 2022

Jum’at 5 Agustus 2022,Istighfaran yang di laksanakan di desa Cobanjoyo kecamatan Kejayan, tepatnya di lapangan pacuan kuda internasional di rumah bapak H.Munir, dalam rangka acara haulnya almarhum dari keluarga beliau,setelah sholat isya’ para jami’iyah istighfar kejeron mulai berdatangan yang memenuhi lapangan pacuan kuda milik H.Munir yang sangat luas.

Dalam acara istighfar yang di pimpin oleh pengasuh PP.Assholach kejeron(Gus lutfil hakim),beliau memimpin semua jam’ah ang hadir untuk meminta ampunan, dengan melantunkan kalimat-kalimat istighfar kepada alloh swt,atas semua dosa yang telah kita perbuat baik di sengaja maupun tidak di sengaja,di samping beiau memimpin para jama’ah beristighfar beliau memberikan ilmunya kepada para jam’ah agar senantiasa bertaqwa kepada alloh swt.

Pada kesempatan itu,yang di sampaikan beliau kepada hadirin yaitu” Pondasi yang ada di dunia ini ada empat,yang Pertama ialah Ilmul ulama’ .Nabi pun mengibaratkan Ulama’sebuah lampu,yaitu seseorang yang menuntun kita dalam hal kebenaran dan mengenalkan kita kepada alloh swt,dan dengan adanya ulama’ kita dapat mengetahui mana yang baik mana yang jelek,dan mana yang halal dan mana yang haram,Ulama’merupakan tuntunan atau pemimpin dalam umat islam,karena beliaulah yang lebih mengetahui  dari pada kita tentang luasnya ilmu alloh yang adadi dunia ini,dan juga Ulama’ dapat memberikan syafa’at kepada kita di akhirat nanti.

Kedua, ‘Adlul umaro’.Yaitu pemimpin yang adil,apabila pemerintahan di pegang oleh orang-orang yang sholeh maka pada suatu Negara tersebut akan makmur dan jaya,rakyatnya pun akan hidup bahagia,akan tetapi,jika suatu Negara tersebut di pegang oleh orang-orang fasik,membiarkan kemaksiatan yang terjadi di mana-mana,maka Negara tersebut akan hancur dan hilang,Rakyatnyapun akan susah dan sengsara,semoga pemerintahan yang ada pada Negara kita di pimpin oleh orang-orang yang sholeh,agar kita bisa hidup aman dan bahagia.

Ketiga,Sakhowatul aghniya ’.Yaitu orang kaya yang dermawan,Orang islam yang kaya menjadi dermawan sangat bermanfaat bagi orang islam,di mana fasilitas pendidikan islam dibangun  dan pendakwahan islam di besarkan maka islam akan sangat kuat dan jaya,dalam hal ini orang-orang yang kaya sangatlah penting dalam memajukan agama islam,banyak sekali orang-orang yang kaya akan tetapi sedikit sekal orang kaya yang rela hartanya di buat membangun agama islam,seperti halnya Siti Khodijah beliau merupakan saudagar kaya yang ada pada saat itu,harta yang tak terhitung dan pekerja yang banyak beliau miliki,akan tetapi,setelah Siti Khodijah menikah dengan rasululloh ia merelakan semua hartanya untuk di buat mensyiarkan agama islam,sampai-sampai suatu ketika beliau menangis,kemudian nabi bertanya kepadanya “ada apa denganmu wahai khodijah,apakah kau sedih karna semua hartamu telah habis untuk mensyiarkan agama islam”kata nabi,tapi apa yang di jawab Siti Khodijah,”aku sedih bukan karena hartaku habis di buat untuk agama islam,tapi nabi,aku sedih karena tidak ada lagi yang aku berikan untukmu dalam menyebarkan agama islam,jika perlu tulang yang ada di dalam tubuhku kau gunakan dalam menyebarkan agama islam wahai nabi”,kemudian nabi memeluk tubuh Siti Kodijah.Sangatlah penting orang kaya bagi agama islam dalam menyebarkan dan membangun agama islam.

Keempat,Du’aul fuqoro’.Yaitu doanya orang-orang fakir miskin,karena do’a mereka di kabulkan oleh alloh swt,Jadi masing-masing dari keempat orang tersebut mempunyai tanggung jawab dan  sangatlah berperan penting untuk mencapai kehidupan yang sejahtera,kita dapat memilih salah satu dari keempat posisi tersebut untuk memajukan agama islam.”

Kemudian beliau(gus lutfil hakim) membacakan do’a sebagai pelengkap acara istighfar tersebut,Setelah do’a yang beliau bacakan, Setelah itu Sambutan-sambutan di bawakan oleh kyai mas Syuhada’ dan kyai Ifdlolussyarif dan di tutup oleh pembacaan tahlil dan do’a sebagai penutup acara istighfar, yang di pimpin oleh Gus Ali Fikri (pengasuh PP.Assholach kejeron )putra dari al marhum al maghfurlah room kyiai Ach Muzayyin Zain pendiri jami’iah istighfar kejeron.

Bagikan artikel ini ke :