Mengawali tahun baru 2022, Pondok Pesantren Assholach Kejeron mengadakan ziarah wali Jawa-Madura yang melibatkan sekitar seribu orang terdiri dari alumni mutakhorijin, wali santri, jamaah dzikir istighfar dan warga sekitar.
Kegiatan ziarah ini mulanya direncanakan hanya memberangkatkan 10 armada bus saja. Namun, melihat banyaknya peserta yang bermaksud mengikuti kegiatan ini maka ditambahlah 6 armada lagi.
Menurut ketua panitia, Ust. Dzurrotunnasihin, S.Pd.I, ziarah wali bisa dijadikan sebagai sarana tawasulan kepada Allah SWT dan sekaligus napak tilas perjuangan para waliyullah dalam menyebarkan agama Islam.
“Terpenting pula ialah kita bisa ngalap berkah dalam berziarah kubur dengan sesuai syariat agama,” tandasnya.

Rombongan yang diro’isi oleh Gus Luthfil Hakim, secara resmi berangkat pada pukul 07.00 WIB setelah sebelumnya berziarah ke makam Romo KH. Achmad Muzayyin yang berada disebelah barat pondok.
Agenda ziarah ini merupakan kegiatan rutin Pondok Pesantren Assholach, untuk menyambung sanad keilmuan terhadap guru-guru kita. “Terutama terkait istighfar yang menjadi wirid kita sehari-hari”, terang Gus Luthfi kepada tim web Assholach.
Adapun makam yang dituju yaitu : Makam Syekh Kholil Bangkalan ( Madura), Makam Sunan Ampel (Surbaya), Makam Syekh Maulana Ishak (Lamongan), Makam Sunan Drajat (Lamongan), Makam Sunan Bonang (Tuban).
Gus Luthfi sangat bersyukur sekali ziarah pada tahun ini berjalan lancar, dan banyak dari jam’aah antusias mengikuti kegiatan ziarah ini. Dengan dilaksanakannya ziaroh ini, beliau berharap semoga kita semua mendapatkan keberkahan dari aulia’ yang kita ziarohi. Amiin






