Kabar Berita

Waspada Aliran Sesat, MUI Pasuruan Safari Dakwah di Ponpes Assholach
Sabtu, 21 Mei 2022

Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pasuruan dimotori Ketuanya, KH. Nurul Huda menggelar safari dakwah di Kecamatan Gondangwetan bertempat di Pondok Pesantren Assholach Kejeron pada Sabtu 21 Mei 2022.

Agar terciptanya tali silaturahmi antara MUI dan masyarakat, maka momen kali ini, diisi dengan kegiatan Safari. “Kami melakukan rihlah ke tingkat Kecamatan guna melakukan silaturrahim dengan para pengurus yang tujuan utamanya menyampaikan pesan-pesan Islam” kata kiai Huda.

“Selain itu, safari ini juga mensosialisasikan beberapa hal yang berkaitan d tentang produk makanan halal yang ada di masyarakat, agar mereka peduli tentang makanan apa saja yang boleh dikonsumsi,” imbuhnya.

Diakhir sambutan sekaligus ceramah beliau berpesan agar hadirin mewaspadai paham keagamaan yang menyimpang dari ajaran Islam. Hal ini agar tidak gampang terjerumus kepada hal-hal negatif, misalnya terlibat dengan aliran yang sesat dan menyesatkan di tengah masyarakat transisi saat ini.

Ada beberapa petunjuk yang membuktikan bahwa aliran itu sesat antara lain, meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar’i, mengingkari Rukun Iman dan Rukun Islam, meyakini turunnya wahyu setelah Alquran, mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran.

Selanjutnya, melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah tafsir, mengingkari kedudukan hadist nabi sebagai sumber ajaran Islam, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul, mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir serta mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah. Terakhir mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i.

KH. Luthfil Hakim selaku pengasuh Pondok Pesantren Assholach Kejeron, dan sekaligus mewakili atas nama pengurus MUI Kecamatan Gondang Wetan mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran MUI Kab. Pasuruan beserta rombongan. Kehadiran Tim Safari MUI Kabupaten Pasuruan memberikan motivasi dalam mengembangkan syi’ar Islam.

Bagikan artikel ini ke :